Masalah Komunikasi Bab 24
sumur di ladang: zetro
= = = = = = = = = = = = = = = = = = =
“Nakajima-kun! Mohon bantuannya hari ini juga.”
“Sebaliknya, mohon bantuannya juga.”
Aku di sini hari ini untuk mengajar bimbel di rumah Kanzaki-san.
Aku terus bertanya-tanya apakah aku harus atau tidak harus menceritakan kejadian tentang Kanzaki-san itu.
Jika orang yang aku bantu bukan dia, aku akan penasaran siapa yang kubantu itu…
“Nakajima-kun…?”
Secara keseluruhan, apa yang aku ingin Kanzaki-san lakukan dengan cerita ini?
Apa aku ingin dia mengucapkan terima kasih…?
Jika Kanzaki-san berterima kasih padaku, akankah kita berdua berhenti bercengkerama bersama…?
Apa yang aku pikirkan…?
“Nakajima-kun!?”
"Apa? Maaf, aku melamun”
"Ayolah, yang serius, ya?"
“Ah, maaf, maaf.”
Aku memutuskan untuk membuang soal itu dari pikiranku dan berkonsentrasi pada bimbel.
Aku akan menyelesaikan bimbel ini dan meninggalkan rumah Kanzaki-san.
Tapi sebelum itu…
“Kanzaki-San…itu… Hari minggu ini, maukah kamu jalan-jalan denganku lagi?”
"Minggu!? Tentu! Aku tidak percaya Nakajima-kun mengajakku pergi!”
“Terima kasih…sampai jumpa besok…”
“U-un? Sampai jumpa besok."
Bagaimanapun, pada hari minggu aku memutuskan untuk berbicara dengan Kanzaki-san tentang kejadian di hari ujian masuk.
Aku akan mencoba yang terbaik untuk menjadi komunikatif dengan caraku sendiri.
Regards: Mimin-sama
= = = = = = = = = = = = = = = = = = =
NOTE:
Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~
Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer