Mushoku no Eiyuu Volume 2 Chapter 6 – Sihir Apa Yang Kau Kuasai?
Chapter 6 – Sihir Apa Yang Kau Kuasai?
dipantaw oleh: ASW
saos: syosetu
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
*Gotogotogoto*, Kereta kuda berjalan di atas jalanan berbatu menimbulkan suara benturan.
Aku lalu bertanya pada paman kusir itu.
“Berapa lama lagi untuk sampai ke “Kota Sihir”?”
“Mari kita lihat? Mungkin akan tiba dalam dua atau tiga hari lagi?”
Jawaban yang cukup ambigu dikembalikan.
“Yah, lawannya adalah cuaca. Jadi ini tentang keberuntungan.”
Fumu.
Sepertinya aku pernah mendengar hal seperti itu.
◇ ◈ read only at asw-tenan ◈ ◇
Daerah di sekitar kota sihir mungkin dilanda cuaca buruk parah yang membuatnya menyulitkan untuk perjalanan bolak-balik.
Karena itu terjadi secara tidak teratur dan dengan tiba-tiba, jadi itu sulit untuk diprediksi.
Kota Sihir Arsvell.
Seperti namanya, kota ini disebut-sebut yang paling maju dalam bidang sihir di seluruh dunia.
Kota itu telah mencetak sejumlah penyihir yang telah meninggalkan namanya dalam sejarah, dan bahkan hari ini, penyihir yang hebat berkumpul dan belajar siang dan malam untuk menguasai esensi sihir.
Untuk mencari puncak yang lebih tinggi dari sihir, aku saat ini menuju ke kota ini.
Pasti saat ini ayah dan ibu sedang berjuang untuk menenangkan Mira yang marah.
Maaf, Mira.
Ayo mandi bersama lagi saat aku pulang ke rumah.
Tiga tahun telah berlalu sejak aku memulai pelatihan sihir.
Sekarang aku berumur sembilan belas tahun.
“Hei, apakah kamu juga akan pergi ke kota sihir?”
Seorang anak laki-laki bertanya kepadaku, di adalah anak laki-laki yang naik dari stasiun pemberhentian sebelumnya.
Apakah usianya masih di awal atau pertengahan masa remaja?
Meskipun aku tidak bisa mengatakannya, ia memiliki penampilan sederhana yang seperti berasal dari pedesaan, tetapi memiliki tampilan wajah yang tampaknya berkeinginan kuat.
“Ya, benar.”
Ketika aku menjawabnya, bocah itu tertawa seperti orang idiot.
“Oioi. Kau, apa saja yang kau lakukan sejak pemberkatan? Bukankah kau pikir sudah terlambat untuk pergi ke kota sihir?”
Kota pedang adalah tempat dimana orang-orang yang berpengalaman dalam berpedang berkumpul.
Oleh karena itu, sebagian besar dari mereka adalah [Advance Class], jadi tak jarang ada orang-orang berusia dua puluhan dan tiga puluhan ditemukan, bahkan untuk guild baru.
Namun, kota sihir memiliki apa yang disebut “Institusi pendidikan penyihir”.
Institusi itu terdiri dari beberapa sekolah yang disebut “Akademi”, mayoritas dari penduduk di kota itu adalah murid akademi.
Karena itu, tampaknya hanya anak laki-laki dan perempuan pada awal masa remaja yang telah beberapa tahun menerima pemberkatan yang mengunjungi kota.
“Hentikan itu, Kyte. Mungkin dia telah gagal berkali-kali dalam ujian masuk. Itu adalah hasil dari usaha keras, jadi jangan menghinanya.”
catatan pemantaw: カイト - Kaito, bisa juga kite. Tapi aku TL jadi Kyte, soalnya ‘kite’ ada di kosakata bahasa inggris terus Kyte keliatan keren wkwkwk.
Yang mengatakan itu adalah seorang gadis yang seumuran dengan si bocah-laki-laki.
Wajahnya serius memperingatkan bocah lelaki itu, tetapi mungkin maksudnya tidak tersampaikan.
“Berisik, Kuufa. Kenapa kau selalu memandang rendahku.”
“Ha? Tidak munkin aku melakukan itu?”
Udara disekitar keduanya menjadi berat.
Kemudian seorang gadis lain datang bergedas mencoba menenangkan keduanya.
“K- k- kalian berdua, hentikan pertengkaran kalian.”
“Aku tidak bertengkar, Collete.”
“Benar. Aku hanya memperingatkan Kyte saja.”
Mungkin ketiganya adalah teman masa kecil dari kota yang sama dan bersama-sama menuju ke kota sihir.
Tapi aku ingin mereka tidak berdebat menggunakanku.
“Cih.”
“Fu~n”
“Fuee....”
Mereka kemudian berdiam dalam tripartit , apakah pikiranku tersampaikan.
Tapi beberapa saat kemudian, bocah laki-laki itu membuka mulutnya.
“Jadi, sihir apa yang kau kuasai?”
Rupanya dia menaruh minat kepadaku.
Ataukah dia hanya ingin membunuh waktu, atau itu adalah kepribadiannya yang tidak bisa menyelesaikan sesuatu tanpa berbicara.
“Fumu. Bukannya aku tidak mau mengatakannya.”
Aku merespon dengan tenang.
“Ah? Apa yang kau katakan. Bukankah ada sihir yang kau kuasai. Ini tentang skill yang diperoleh, skill. Ngomong-ngomong, aku sihir merah.”
Bahkan jika itu adalah [Basic Class] seperti [Sorcerer], skill yang dapat diperoleh berbeda tergantung apakah itu <Red Magic – Beginner> atau <Blue Magic – Beginner>.
Tampaknya bocah laki-laki ini memiliki skill sihir merah.
Sihir dikatakan terdiri dari enam jenis, seperti.
Sihir Merah: Sihir tentang api dan panas
Sihir Biru: Sihir tentang air, es, dan dingin
Sihir Hijau: Sihir yang terkait dengan atmosfer dan cuaca
Sihir Kuning: Sihir tentang bumi dan logam
Sihir Putih: Sihir yang terkait dengan cahaya dan kehidupan
Sihir Hitam: Sihir yang terkait dengan kegelapan dan kematian
Akan tetapi aku hanyalah seorang [Classless], jadi tentu saja aku tidak memiliki skill.
Oleh karena itu, bahkan jika aku ditanyai sihir apa yang aku kuasai, aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu.
“Karena sejak awal aku tidak memiliki skill sihir.”
Bukan, tidak hanya sihir, tapi semuanya.
“Karena bagaimanapun juga class-ku adalah [Classless].”
“Ha?”
Bocah itu tercengang dengan mulutnya yang terbuka seperti orang bodoh.
Apakah gadis disebelahnya mendengar, tiba-tiba tawanya meletus.
“Pffft. Ahahaha! Kyte, kau sedang dikerjai. Biasanya, tidak akan terpikirkan untuk [Classless] pergi ke kota sihir.”
“Ap-....”
Apakah dia merasa dipermainkan, wajah bocah laki-laki itu memerah.
Tidak, itu adalah kenyataannya.
“Itu bukan kebohongan.”
Aku menunjukan sertifikat penilaian.
“Eh, bohong? Benar-benar [Classless]!? Apa ini palsu?”
“I- ini benar-benar asli.....”
“Gahahahaha! Jadi kau benar-benar mau pergi ke kota sihir!? Dia benar-benar gila!”
Seolah dipancing oleh tawa bocah itu, penumpang lain mulai tertawa.
Fumu.
Aku pernah mengalami kejadian ini sebelumnya.
Pada saat itu, pasti Orc King tepat setelah ini akan――
“Oi, itu ...!”
Salah satu penumpang berteriak dengan suara keras.
Aku melihat ke arah yang ditunjuk oleh garis pandangnya.
Ada sesuatu sosok yang besar.
“T- Troll King!?”
Yareyare, kali ini individu tingkat atas dari troll ya.
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
<< NEXT >>
Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~
Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer
ntaps lanjoet
😂 Bgst sama aja ketemu yg gede haahah
Dejavu