Mushoku no Eiyuu Chapter 28 – Hidupku Berakhir Sudah
Chapter 28 – Hidupku Berakhir Sudah
dipantaw oleh: ASW
saos: syosetu
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
“Living Armor [Superior Class], [Sword God]..........”
Lilia mengatakan itu sambil gemetar.
“A- aku pernah mendengarnya....... Armor berwarna emas, [Superior Class] yang legendaris, [Sword God]..........!”
Dan itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh Raina dengan matanya yang terbuka lebar.
“Ja- jaa~ngan bee~rcandaa~!? Kee~napa........ kenapa aku harus bertemu dengan hal semacam iniiiiii~!”
Pemuda yang menempatkan kami pada jebakan berteriak.
Apa itu yang kau katakan.
“Yah, tetapi berkat itu aku bisa bertemu lawan yang melebihi harapanku.”
Sungguh tidak terduga, alih-alih [Upper-Advance Class] yang muncul, tiba-tiba langsung muncul [Superior Class].
Aku tidak bisa berharap untuk menjumpai skill yang belum pernah aku lihat, tetapi ini akan menjadi latihan yang bagus.
Aku belum bertarung melawan ibuku baru-baru ini, jadi aku agak bingung tentang pertempuran yang sebenarnya.
◇ ◈ read only at asw-tenan ◈ ◇
“Tung~ Arel-san, apa kamu ingin melawannya?”
“? Tentu saja aku akan melakukannya.”
“I- itu tindakan ceroboh! Tidak peduli seberapa banyak Arel-san! Lawanmu adalah [Superior Class] kamu tahu!”
“Tidak~, Kurasa kita tidak akan bisa keluar dari tempat ini kecuali dengan mengalahkan dia?”
Aku melihat sekeliling ruangan beberapa waktu yang lalu, tetapi tidak ada pintu masuk.
Mungkin ini adalah tipe ruangan dimana kau tidak akan bisa melarikan diri kecuali dengan mengalahkan musuh yang muncul.
“Ap-.....”
Wajah Lilia menjadi biru ketika dia akhirnya menyadarinya.
Sedangkan pemuda itu menjerit.
“Dengan kata lain, ini adalah ruangan bos!? Mengapa ujung perangkap ini bisa terhubung sampai ke ruangan boooooooossss!?”
Aku pernah mendengar tentang dungeon seperti ini.
Di dalam dungeon, ada monster yang kuat yang memiliki kekuatan yang berbeda dari monster lain, dan monster itu disebut monster bos.
“Berakhir........ hidupku, berakhir sudah......... Seharusnya aku lebih banyak menikmati makanan yang lezat! Aku juga ingin punya kekasih yang tampan dan menggoda! Uwaaa~!”
Kata Lilia penuh dengan keputus asaan.
“Sungguh orang-orang yang berisik. ..........Mm. Dia datang.”
Armor emas itu menarik pedang dengan kecepatan kilat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan memotong suang di sisinya.
Dia belum bergerak selangkahpun dari tempatnya muncul. Ada jarak hampir 20 meter antara kami.
Tidak peduli apa yang kau pikirkan, pedang itu tidak akan sampai.
“Eh~? Jangan-jangan itu Armor yang bodoh?”
“Kaulah yang bodoh, berjongkok!”
“..............Eh?”
“!”
“Ap-!?”
Merespon kata-kataku, tiga orang itu berjongkok.
Segera setelah itu, sesuatu melewati kepala kami dengan kecepatan tinggi.
“Apa itu.........eh, Uo~!? Rambutku!?”
Menatap pemuda yang menjerit itu, rambut bagian atas kepalanya terpotong dengan rapi.
Ngomong-ngomong, serangan pada rambut tidak dinilai sebagai cidera sehingga <Divine Protection> tidak akan berkurang maupun pulih.
“A- apa itu barusan?”
“Skill [Sword God], <Flying Blade>. Teknik untuk melemparkan dampak yang diciptakan dari tebasan pedang. Lihatlah.”
“Hii~e~!?”
飛刃 – Hijin (Flying Blade)
Ada bekas tebasan tajam seperti pedang pada dinding dibelakang kami.
“Serangan itu, tampaknya bisa menyerang area setidaknya 50 meter.”
“Apa-apaan serangan itu.....!”
Mm. Dia bergerak.
*Gakin*!
Aku menerima tebasan dari Armor emas itu.
“Barusan? Apa itu benar-benar <Rapid Movement>!?”
“Bukan, itu adalah skill diatas <Rapid Movement>, namanya <God’s Step>.”
神足通 – shinsokutsū (God’s Step)
Setelah mengayunkan pedang, pada saat berikutnya armor emas itu sudah berada 100 meter dariku.
“Sword God” menggunakan <God’s Step> lagi. Dengan begitu, Itu sudah diluar maai pedangnya.
Jadi, Aku tidak perlu khawatir akan serangan <Flying Blade> miliknya.
Armor emas itu menebas lagi.
Gagagagagagagagagagaga~, Gin!
Setelah beradu pedang dengan pedang, dia menjaga jarak lagi.
............Jadi begitu.
Dia tentu saja adalah [Sword God].
Skill <Sword Technique – Advance> memiliki level yang berbeda dalam ketenangan, kecepatan pedang, dan kecapatan membaca pedang.
剣技・上級 - Kengi jōkyū (Sword Technique – Advance)
“Tu- tunggu sebentar! Ke- kenapa Arel-san, kamu bisa menebas dengan normal!?”
“?”
“Tidak, tidak, Tolong jangan melihatku dengan wajah seolah mengatakan ‘apa yang kau bicarakan’! [Sword God] adalah master dalam skill teknik berpedang!? Bahkan pendekar pedang [Upper-Advance Class] tidak bisa melakukannya, untuk bisa melakukannya kamu harus memiliki <Sword Technique – Super>!”
剣技・超級 - kengi chō-kyū (Sword Technique – Super)
Dikatakan bahwa ada tiga skill teknik berpedang, yaitu <Sword Technique – Beginner>, <Sword Technique – Intermediate>, dan <Sword Technique – Advance>.
[Basic Class] seperti [Swordsman] dan [Knight] dapat mempelajari hingga <Sword Technique – Intermediate>.
Sedangkan [Advance Class] bisa mempelajari <Sword Technique – Advance>.
Namun, [Superior Class] [Sword God] yang dianggap legenda, dikatakan bisa menguasai <Sword Technique – Super> yang juga dianggap legenda.
Aku diberi tahu kalau itu memang benar.
Sejak awal, [Superior Class] bukanlah legenda atau apapun.
Tentu saja class itu ada dan nyata.
Bahkan Living Armor Emas yang ada didepan mataku jelas-jelas [Sword God]. Selain itu,
“Itu karena ibuku adalah [Sword God].”
““............Ha?””
Suara Lilia dan Raina tumpang tindih.
“A- apa maksudmu..........?”
“I- ibumu adalah [Sword God]...............? Bukankah seharusnya [Sword Princess]!”
Fumu?
Kalau dipikir-pikir aku tidak pernah mengatakan itu.
“Class milik ibuku saat ini bukan [Sword Princess], tapi [Sword God]. Tampaknya class ibu telah berubah dari [Upper-Advance Class] menjadi [Superior Class].”
“I- itu cerita yang belum pernah aku dengar!”
“Aku meninggalkan rumah menuju kota ini setelah ibu menjadi [Sword God]. Meskipun itu tidak disembunyikan dari orang di rumah, Ibu tidak mengatakannya. Jadi semua orang berpikir bahwa ibu masihlah [Sword Princess].”
Ibu adalah tipe orang yang ingin hidup tenang bersama dengan keluarganya, dan dia benci untuk terkenal dan diperhatikan orang lain.
“Tentu saja aku telah mencuri semua skill [Sword God] dari ibuku.”
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
<< NEXT >>
Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~
Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer
wow... thanks for update.
U're welcome
lanjoet
Siipp & santuy