Mushoku no Eiyuu Chapter 20 ‒ Kupikir Kau Benar-benar Seorang Masokis
Chapter 20 ‒ Kupikir Kau Benar-benar Seorang Masokis
dipantaw oleh: ASW
saos: syosetu
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
*Chunchunchun(chirpchirpchirp)* suara burung kecil bisa terdengar.
Dibawah sinar matahari pagi yang menyegarkan yang bersinar melalui celah tirai, aku bangun.
“Nn?”
Segera, aku merasakan bahwa sebagian tubuhku terbungkus oleh sesuatu yang lembut.
Ketika aku menoleh, sosok Lilia yang telanjang sedang tidur di sebelahku.
Kelopak matanya yang terbingkai oleh bulu mata yang panjang, perlahan-lahan terbuka.
“...........Selamat pagi, tadi malam sungguh sangat intens.”
Aku meraih wajahnya dengan satu tangan dan mencoba mencengkeramnya sekuat mungkin. (iron claw)
“Gyaaa――――! Tungg- kepala!? Kepalaku akan pecaaaaah!? Menyerahmenyerahmenyerah!”
Dengan cepat dia menyerah, dengan begitu tidak bisa membantu jadi aku membebaskannya.
Lilia menangis menitikan air mata.
“Apa yang kamu lakukan!?”
“Bukan itu masalahnya, kenapa kau ada di tempat tidurku. Terlebih dengan telanjang!?”
“Apakah kamu lupa apa yang terjadi tadi malam!? Saat itu kamu begitu mencintaikuuu――――, tungg- itu bohong! Jadi tolong hentikan Iron Claw itu pada wajah seorang gadis!”
“Kalau begitu, pakai pakaianmu!”
Tentu saja, tidak ada yang terjadi antara diriku dengan orang ini.
Sejak awal, wanita ini yang sungguh-sungguh minum dalam perayaan kemenangan kami lalu jatuh tertidur di toko, Raina lalu pergi membawanya pulang.
Seharusnya dia dibaringkan di tempat tidur di kamarnya sendiri.
◇ ◈ read only at asw-tenan ◈ ◇
“Uu~.......... Untuk seorang gadis yang sudah membuat keputusan dan menyiapkan skema (Venus flytrap), hanya untuk mendapatkan Iron Claw diwajahnya.....”
“aku sudah terbiasa melakukannya terhadap kakak perempuanku yang idiot di rumah. Kupikir Iron Claw itu cukup imut.”
“Onee-san sungguh sangat malang!”
Tidak peduli apa yang kau pikirkan, tetap saja kau tanpa izin menyelinap ke tempat tidur seseorang terlebih dengan telanjang. Akan lebih buruk lagi jika kau mencoba untuk menciumku saat aku tidur.
“Maksudku, apakah Arel-san benar-benar berusia 15 tahun!? Bukankah kamu ingin tahu tentang tubuh wanita? saat melihat tubuh wanita telanjang, jika kamu bocah laki-laki 15 tahun yang normal dan sehat kamu akan menyerang seperti binatang buas!”
“Jika kau ingin menggodaku, pastikan kau memiliki setidaknya dada 10 cm lebih besar.”
“Jahatnya!?”
Melepaskan Lilia, kemudian aku meninggalkan kamar.
Disini, di markas Dragon Fang ada beberapa kamar tempat kau bisa tidur, dan aku menyewa salah satunya saat ini.
Aku bersyukur untuk ini karena biaya untuk penginapan sedang naik.
Setelah mencuci muka, aku kemudian pergi ke ruang latihan.
Tidak ada siapapun di ruangan besar itu.
Seperti yang diharapkan dari mantan guild top dan tempat itu adalah tempat latihan yang baik, dan karena hanya ada beberapa anggota guild, jadi ruangan itu hampir selalu tersedia.
“Nah sekarang, waktunya latihan pagi.”
Berdiri tegak (handstand) dengan tangan kanan, kemudian push up dalam keadaan itu.
“Satu, dua, tiga, empat,............................”
“Sembilan ratus sembilan puluh enam, sembilan ratus sembilan puluh tujuh, sembilan ratus sembilan puluh delapan, sembilan ratus sembilan puluh sembilan................. seribu...........Fuuu~h”
setelah seribu kali push up di kiri dan di kanan, aku kemudian beristirahat.
Disana, seorang gadis berambut merah memasuki ruang latihan.
“Apa Raina mau melakukan latihan pagi?”
“I-...... Itu benar.”
Mendengar suaraku, dia kemudian berbalik dan merespon dengan suara menderu.
Fumu? Sepertinya lebih dari yang bisanya.
Seperti yang diduga dia masih punya beban atas kekalahannya dariku.
Dia gadis yang baik.
Kalau memungkunkan, aku ingin bergaul dengannya.
“Raina.”
“A- ada apa?”
“Maukah kamu memukuliku dengan menggunakan pedang yang masih terselubung sarungnya?”
“Kelainan seperti apa yang kau miliki!?”
....... Kelainan? (性癖 - Seiheki)
Apa itu.
“Kemungkinan Raina adalah yang paling cocok.”
“A- a- aku bukan orang yang senang melakukan hal seperti itu!?”
“......? Tanpa mengatakan itu, aku ingin kamu membantuku. Aku membutuhkan kekuatan Raina.”
“A- apa kau begitu terobsesi denganku....!? kata-kata yang kemarin, jangan bilang kau benar-benar..........”
catatan pemantaw: “masaka kisama wa watashi no koto o.......”
Wajah Raina menjadi merah padam karena alasan tertentu.
“Tidak, tidak, bubu- bukannya aku tidak menyukainya...... tapi itu....... ba- bagaimanapun juga le- lebih baik memulainya dengan normal...... kalau tiba-tiba itu terlalu........”
“..........apasih yang kamu bicarakan?”
“Bukankah itu hal aneh yang keu katakan!? Kau seorang cabul yang sedang dipukuli olehku dan mencoba merasakan kesenangan!?”
Fumu.
Tampaknya ada beberapa kesalahpahaman besar saat ini.
“Kamu seorang [Heavy Swordsman] sudah mendapatkan skill <Sturdy> bukan? Aku berpikir untuk mereproduksinya.”
“Skill <Sturdy> ya.........?”
“<Sturdy>――yaitu, bisa dikatakan “dipukuli dengan kuat”. Dan apa yang harus dilakukan secara spesifik yaitu “terus diserang tanpa <Divine Protection>” itu yang bisa aku pikirkan.”
Selain itu, untuk efisiensi, lebih baik untuk mendapatkan bantuan dari seseorang yang memiliki kekuatan serangan setinggi mungkin.
Itulah sebabnya [Heavy Swordsman] cocok untuk peran itu.
Namun, jika itu terlalu serius, mungkin saja aku akan mati. Karena itu aku memintanya untuk memukulku dengan pedang yang masih terpasang sarungnya.
“Ka- kalau begitu katakan dengan jelas! Dengan begitu tidak akan menimbulkan kesalahpahaman yang aneh! Ku- kupikir kau benar-benar seorang masokis....”
“Aku minta maaf tentang itu. Bisakah kamu membantuku?”
“Bo- boleh saja. Tapi, aku tidak berpikir kau bisa mempelajari skill <Sturdy> dengan cara biasa. Jika itu benar-benar mungkin, seseorang disuatu tempat akan melakukannya sejak lama.”
Mendengus ringan, Raina menolak pemikiranku mengatakan “Itu tidak mungkin”.
“Memang benar, itu akan sulit untuk terus diserang secara normal.”
“Memang seperti itu.”
“Jadi, daripada melakukannya secara normal, aku perlu kamu menyerangku secara mem-ba-bi-bu-ta.”
◆ ◇ ◈ ◇ ◆
<< NEXT >>
Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~
Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer
budayakan selalu tinggalkan jejak
Jejakmu tlah terpantaw broh... wkwkwk
Next
Siyyaaapppp... tapi besok lagi heheh...