Piggy Duke 24 – Sang Roh Angin Agung Hanyalah Seekor Kucing Gendut Pemalas

Buta Kōshaku Ni Tensei Shitakara, Kondo Wa Kimi Ni Suki to Iitai
Because I’ve Been Reincarnated as the Piggy Duke, This Time I Will Say I Love You

24 – Sang Roh Angin Agung Hanyalah Seekor Kucing Gendut Pemalas
dipantaw oleh: ASW

◆ ◇ ◈ ◇ ◆

Memiliki pengetahuan dari anime benar-benar membuat hidupku lebih mudah.

Aku benar-benar bersyukur untuk itu dan aku mengucapkan terima kasih untuk itu di hatiku.

[Mari makan!!!]
catatan pemantaw: itttadakimaaaaaasssuuuu... ora ngegass lho iki...

[Saya membuatnya dengan semua yang saya miliki!] (Charlotte)

Wanita tanpa wajah (faceless), bahkan jika kau hanya tahu sedikit tentang dunia gelap, kau harus mendengar tentang si Tanpa Wajah. Tidak ada yang tahu apakah orang itu wanita(she) atau pria(he), dia(disini pake she) berdiri di depan protagonis untuk mengganggu mereka berkali-kali, terutama terhadap Alicia. Aku bertanya-tanya kapan dia berhenti muncul di anime, tapi sepertinya dia adalah salah satu dari orang-orang yang mengalahkan si Piggy Duke dari belakang layar.

Dia biasanya berubah menjadi seorang wanita ketika dia menyusup ke suatu tempat, hanya ketika tidak mungkin untuk menyusup sebagai seorang wanita dia akan mengubah dirinya menjadi seorang pria. Tapi karena dia dengan mudah masuk ke dalam akademi, aku ragu dia akan mengubah dirinya menjadi seorang pria.

Jika mempertimbangkan kepribadiannya, dia benar-benar akan berubah menjadi seorang wanita, dan bukan sebagai siswa normal tetapi sebagai guru di sini.

[Bagaimana ini Throw-sama? Saya memiliki kepercayaan diri terutama pada sup yang saya buat, saya menggunakan sedikit bumbu yang diberikan oleh kepala koki (dari penginapan), jadi itu seharusnya memiliki sedikit sensasi pedas... Throw-sama, mengapa anda membuat wajah seperti itu? Apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda saat ini?]

Aku pikir aku akan membuat Alto Ange tetap di samping Charlotte kalau-kalau sesuatu di luar prediksiku terjadi. Dan aku perlu entah bagaimana mengurus markas rahasianya di kota Yolem kalau-kalau dia ingin melarikan diri.

Fumu, kurasa aku perlu satu orang lagi untuk membantuku dengan rencana ini.

Eh, Ah.

Charlotte yang duduk di hadapanku menjadi sangat khawatir dan itu tampak di wajahnya.

[Ah, maaf, ada beberapa hal yang perlu kupikirkan sebentar... Woah, ini bagus. Terutama ikan ini dan yang terlihat seperti membungkus sesuatu, benar-benar unik. Sangat menyenangkan memiliki makanan segar seperti ini, ini benar-benar lezat!]

Berbaris di atas meja ada beberapa piring penuh makanan indah yang baunya enak dan masih panas.

Mari kita kesampingkan hal itu dengan “tikus” itu untuk saat ini.

Bagiku, momen di sini adalah yang paling penting.

Aku makan semua makanan yang disiapkan oleh Charlotte dengan rakus seperti mereka akan menghilang sebentar lagi.

[Ini bagus! Yang itu juga bagus! Semua yang ada di sini sangat lezat! Sejak kapan kau menjadi sebagus ini Charlotte?]

[Throw-sama anda makan terlalu cepat. Silakan makan lebih lambat. Dikatakan bahwa jika anda makan lebih lambat anda akan merasa lebih puas karena anda dapat menikmati makanan dan itu membuat anda untuk tidak makan berlebihan!]

[Enak sekali, aku bahkan bisa makan porsi Charlotte sekarang!]

[Wha, whaa, maka saya harus buru-buru makan makanan saya sebelum diambil oleh Throw-sama!]

Setelah mengatakan itu, dia mulai memakan makanannya dengan tergesa-gesa.

Kalau begitu aku juga perlu makan lebih banyak dari makanan ini!

Sementara aku makan dengan berisik di sini, roh agung tertentu terus menatap kami sambil berbaring malas di atas tempat tidur.

◇ ◈ ◇


Ng?

Roh itu menggunakan sebuah boneka tua sebagai bantalnya.

Aku benar-benar terkejut Charlotte masih memilikinya, entah bagaimana itu mengingatkanku tentang masa lalu. Berkat boneka itu aku bisa berteman dengan Charlotte pada waktu itu.

Oy Alto Ange, jangan gunakan memori bersama itu sebagai bantalmu, ya ampun.

[...]

Ketika aku merasakan tatapan di depanku, aku melihat ke arah itu, yang aku lihat adalah Charlotte menatap lurus ke arahku. Ketika mata kami bertemu sesaat, dia melihat ke bawah dengan tergesa-gesa.

... Buhi? Buhibuhi?

Entah bagaimana mataku jatuh ke rak di belakang kursi yang Charlotte duduki, dan kemudian mataku terjebak mengamati botol yang terlihat paling mahal di sana.

Charlotte sepertinya menyadari di mana aku melihat sekarang.

[...Apa yang anda lihat di Throw-sama? Ah... Itu umm, itu untuk membuat rambut terlihat lebih mempesona. Alicia-sama memberikannya kepada saya untuk berterima kasih kepada saya untuk obat kecantikan. Bagaimanapun juga, kami adalah teman kecantikan]
catatan pemantaw: teman/partner dalam satu tujuan. “beauty companion”

Harganya itu bisa membuat kantong kering...

Kebutuhan kecantikan itu benar-benar mahal sejauh yang kutahu ... Ya ampun, berapa banyak uang yang kamu keluarkan hanya demi menjadi cantik, Alicia?

[Sekarang aku berpikir tentang itu, kamu dulu memiliki rambut panjang, bukan begitu Charlotte? Kenapa kamu memotongnya?]

Dia memiliki rambut yang sangat indah; bahkan sejak pertama kali aku membawanya pulang, semua pelayan terkejut melihat betapa indahnya itu.

[Sulit untuk mengurusnya ... Dan saya hanya seorang pelayan/asisten pribadi (attendant) di sini jadi saya perlu membayar beberapa____] (Charlotte)

[____ingin melihatnya] (Throw)

[...Eh?] (Charlotte)

Ketika Charlotte mendengar itu, dia tiba-tiba berhenti makan.

Aku juga terkejut pada diriku sendiri karena mengatakan perasaanku begitu lurus ke depan seperti itu.

[Ah tidak. Aku hanya berpikir akan bagus jika aku bisa melihat Charlotte lagi dengan rambut panjang, seperti di masa lalu]

Oh ya, kupikir rambutku juga sudah cukup panjang sekarang.

Poni menutupi mataku.

Aku mencoba menipu Charlotte dengan bermain-main dengan poniku untuk menyembunyikan rasa maluku .

[Eh, eh, eh ... Apakah anda yakin?]

[Ya, tetapi meniru Alicia yang berusaha keras untuk menjadi cantik itu tidak baik, tapi aku ingin melihat Charlotte yang modis bahkan sebentar. Yah, ini adalah akademi jadi kamu tidak perlu khawatir tentang bagaimana orang lain melihatmu... Ah, entah kenapa aku hanya mengatakan sesuatu yang begitu egois]

Charlotte hanya menatap peralatan makannya.

Ugh, kurasa aku terlalu banyak bicara.

[Throw-sama memang menjadi egois... Tapi, yah... Itu... saya akan mencoba]

Entah bagaimana, suara Charlotte terdengar seperti seseorang yang malu akan sesuatu. Setelah itu, kami selesai makan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

.

[Ini sungguh bagus. Kalau begitu, sampai jumpa besok]

[Ya, selamat malam Throw-sama]

Setelah memastikan manajer asrama gadis itu melihatku pergi, menggunakan pintu belakang aku kembali ke asrama gadis bagian pembantu itu. Aku mengendap-endap dalam kegelapan sambil berbicara dengan roh agung yang mengambang dan gemuk (chubby). Orang yang sama yang sebelumnya bermalas-malasan di atas tempat tidur.

[Alto Ange, ada tentara bayaran yang terampil di dalam akademi sekarang]

[Tidak ada niat jahat yang diarahkan ke Charlotte-nya. Kamu tidak perlu khawatir nya]

Sambil melayang malas, Alto Ange menanggapiku.

Roh angin agung ini, sudah mengenalku sejak sekitar waktu aku bertemu Charlotte. Selain dia (Charlotte) dan aku, itu pada dasarnya mengabaikan manusia lain.

Tahukah kamu seberapa tinggi makhluk ini dihormati oleh orang-orang?

Itu sangat dihormati sampai ke tingkat negara, tetapi bagiku yang tahu seperti apa kenyataannya, aku tidak bisa begitu tinggi menghormatinya.

Makhluk ini hanya kucing yang bisa menggunakan sihir tahu?

Aku serius di sini.

[Bagaimanapun caranya, jangan tinggalkan sisi Charlotte oke, Alto Ange]

[Bahkan jika kamu tidak mengatakannya, aku tahu itu nyaa]

[Apa-apaan aku tidak perlu mengatakannya. Kamu pernah melakukannya sekali sebelumnya, kamu bilang instingmu untuk berburu tiba-tiba kembali, dan kamu pergi berburu tikus meninggalkan sisi Charlotte]

[Itu karena itu adalah mangsaku nyaa... Menyenangkan menakut-nakutinya dengan sihir angin nyaa]

Roh Angin Agung-san adalah roh.

Itu adalah makhluk misterius yang bahkan manusia biasa tidak dapat melihat, itu sebabnya akan agak aneh jika seseorang melihat aku berbicara dengannya sekarang. Ya, itu pekerjaan salah satu kompensasi protagonis.

Seperti yang diharapkan, aku tidak bisa berbicara dengan Alto Ange jika Charlotte ada di dekatku. Kucing ini aneh.

[...Kamu harus bergerak sedikit. Charlotte pasti akan membencimu jika kamu segemuk itu... Yah, dia bahkan tidak bisa melihatmu]

Roh Agung-san akan membuat perlindungan sempurna bagi Charlotte, sementara aku menangkap “tikus” licik di akademi ini.

Tanpa menghiraukan kegelisahanku terhadap Charlotte, kucing ini akan benar-benar bermalas-malasan dan berguling dengan gembira saat mendekati Charlotte.

[Semoga berhasil menangkapnyaa tentara bayaran itu nyaa. Itu sebabnya Throw, serahkan saja keselamatan Charlotte padaku]

Setelah mengatakan itu, kucing itu melayang malas ke pintu masuk asrama gadis itu.

[Sungguh kucing babi (piggy cat) yang bebas, aku kadang-kadang iri padamu ... Yah, kurasa aku harus kembali juga]

Sambil memikirkan rencana untuk menangkap tikus itu, aku berjalan santai di jalan gelap akademi.

Sementara aku kesulitan memikirkan apa yang harus aku lakukan untuk menangkap tikus itu, sebuah ide tiba-tiba muncul di benakku.

[... Ah, benar]

Ide bagus yang kumiliki di sana.

[Ayo dapatkan ramalan dari Shuya!]

Ide yang bagus!

Pada saat yang sama aku memikirkan Ide hebat itu aku berlari dengan kecepatan penuh menuju asrama laki-laki!

Melihatku keluar dari kegelapan, semua siswa di asrama berteriak ketakutan sampai-sampai kaki mereka kehilangan kekuatan.

[BUhibuhibuhii!]

[Haiii! Sesuatu keluar !!]

Maafkan aku! Tapi ini darurat, tolong mengerti!

Itu karena tikus itu telah memasuki akademi ini! Aku benar-benar minta maaf! Ini benar-benar darurat!

Tunggu aku Shuya! Kali ini duniamu akan berputar!!!


◆ ◇ ◈ ◇ ◆


Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~

Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer

Previous Post Next Post
No Comment
Add Comment
comment url
Discussion
Aku Suka Web-Novel ~ Aku Suka Web-Novel ~ Aku Suka Web-Novel
Takada Kuota - Takada Kuota - Takada Kuota
By: Mbah Du-chan