Mushoku no Eiyuu Chapter 24 ‒ Yang Harus Dilakukan Adalah Mengalahkan Mereka Semua

Chapter 24 ‒ Yang Harus Dilakukan Adalah Mengalahkan Mereka Semua

dipantaw oleh: ASW
saos: syosetu
◆ ◇ ◈ ◇ ◆

Pelatihan otot, pelatihan untuk meningkatkan ketahanan yang dibantu oleh Raina, kemudian turun menyelami Dungeon.
Tampaknya satu pekan telah berlalu dengan singkat ketika aku hidup bertiga untuk sementara waktu.

Dan kemudian, saat aku perhatikan babak kualifikasi pertama Piala Dewa Pedang telah dimulai.

Kualifikasi akan melibatkan 400 pendekar pedang C-rank dan D-rank, sehingga akan merepotkan jika pertandingan dilakukan satu lawan satu, jadi sepertinya sepuluh pendekar pedang akan bertanding sekaligus.
Aku baru saja datang ke kota ini sehingga aku adalah D-rank. Jadi aku akan berpartisipasi mulai dari babak kualifikasi pertama ini.

『Lalu kita akan memulai pertandingan keempat! Jika kau seorang peserta yang akan bertanding, silakan naik keatas panggung!』

◇ ◈ read only at asw-tenan ◈ ◇




Fumu.
Tampaknya giliranku sudah tiba.

Kemudian menuju posisi yang sudah ditentukan di atas panggung.
Panggungnya berbentuk luar biasa bulat, dan sepuluh orang berbaris pada jarak yang sama.

Hanya ada satu peserta yang bisa meneruskan ke babak selanjutnya.
Yaitu orang yang terus bertahan sampai akhir tanpa kehilangan <Divine Protection> miliknya.

“Arel-san! Lalukan yang terbaik! ――meski begitu, apakah semua lawannya itu dari Black Blade!?”

Bukan berarti aku membutuhkannya, tapi Lilia datang menyemangatiku.

“Kukukuku, sayang sekali bukan, [Classless]?”
“Seperti yang wanita itu katakan, kami semua adalah pendekar pedang dari Black Blade.”
“Iyaa~, bukankah itu kebetulan yang menakutkan?”
“Itu benar, sembilan orang selain kau adalah pendekar pedang dari guild yang sama.”

Lawan-lawanku menertawakanku sambil mengatakan sesuatu seperti itu.

“Apanya yang kebetulan! Sudah pasti itu disengaja tidak peduli bagaimana kau memikirkannya! Itu pasti dimanipulasi untuk membuat kombinasi seperti itu dengan bantuan orang dalam!”

Lilia meneriakkan kata-kata itu.

“Oioioi, jangan mengatakan hal-hal yang buruk.”
“Ini adalah hasil dari undian yang ketat.”
“Kalau memang begitu, beri kami buktinya.”

Mereka menyangkalnya.

Kecuali jika kau benar-benar bodoh, kau tidak akan meninggalkan bukti.
Apa kau mengerti itu, dan Lilia membalas “Gununununu” tanpa mengatakan apapun.

“Itu hal merepotkan, jadi kau tidak perlu khawatir.”

Kataku.

“Singkatnya, aku hanya perlu mengalahkan mereka semua sekaligus kan.”

Dalam kata-kataku, lawan mengangkat alis mereka.

“Jangan membual!”
“Biar aku katakan, kami semua berada di puncak C-rank.”
“Tidak peduli seberapa banyak kau mengalahkan pendekar pedang A-rank, kau tidak akan bisa menang dari jumlah ini.”
“Kau bajingan akan dikalahkan di babak pertama kualifikasi pertama Piala Dewa Pedang!”

Itulah kata-kata mereka. Tapi sejak awal mereka mencurigakan dengan datangnya tangan pada titik itu, bagian bawahnya diketahui.

“Kau tahu? Anjing yang lemah itu menggonggong lebih keras.”
“““Apa katamu!?”””
“Sama seperti kalian saat ini.”
“““Bajingan kau..........(Kisama)”””

『Eeee~tto....』

Wasit bingung apa yang harus dilakukan, tetapi karena semua orang menunjukkan sikap siap untuk pertarungan, tampaknya akan lebih bijak jika pertandingan dimulai seperti yang direncanakan.

『Ka- kalau begitu, Pertandingan dimulai!』

Sembilan orang selain diriku menghunus pedang sekaligus.
Dan pada saat yang sama menutup jarak.

“Aku akan memberitahumu satu hal lagi.”

Aku dengan berani pergi melangkah ke tengah panggung yang melingkar.

“Bodoh sekali.”
“Untuk menempatkan dirimu ke posisi yang paling tidak menguntungkan!”
“Hahahaha, ini kemenangan kita!”

Mereka segera mengelilingiku.

“Pertarungan kolektif adalah situasi yang membuat [Sword Princess] menunjukkan kekuatan terbesarnya.”

Segera setelah itu, mereka melompat dari segala arah.

―― “Sword Dance”
catatan pemantaw: 剣舞 - Kenbu

“““Ap-!?”””

◇ ◈ ◇

Fumu.
Bagaimanapun juga, apakah mereka benar-benar pendekar pedang C-rank.
Meskipun mereka mengungguli dalam jumlah, namun itu seperti yang diduga.

“......Mu- mustahil.........?”
“Ba- bahkan dari jumlah ini.........kalah.......?”
“Mo- monster.......”

Sembilan pendekar pedang yang telah kehilangan <Divine Protection> mereka.
Membocorkan kata-kata itu dari mulit mereka.

“Ini sekitar lima menit. Seperti yang diduga, sulit bagiku untuk terus menggunakan “Sword Dance” ...... yah, ini bukan masalah besar untuk saat ini.”

Skill itu terlihat elegan dan cantik, sangat sulit bagiku untuk melakukannya.
Pertajam kesadaran ke segala arah, lalu menggunakan “Clairvoyance” dengan kekuatan penuh.
Terlebih lagi menggunakan “Rapid Movement” secara terus menerus dan melatih seluruh tubuh sambil menggunakan kecepatan dan kelincahan itu.

Ketika itu datang ke skill dari [Sword Princess] yang merupakan [Upper-Advance Class], kelelahan fisik masih intens.
Tetap saja, ini sedikit lebih mudah dari sebelumnya karena latihan otot baru-baru ini.
Mungkin satu jam adalah batasannya saat ini.

『Y- yang tersisa adalah dari Dragon Fang, pendekar pedang Arel! Diputuskan untuk menuju ke babak kedua!』

Babak kedua kualifikasi pertama berlangsung pada hari berikutnya.
Jumlahnya telah menurun dari 400 menjadi 40 di babak pertama, di babak kedua ini, tampaknya juga akan ada lebih dari satu orang yang bertanding sekaligus.
Namun, kali ini lima orang yang akan pertanding pada saat yang sama, dan satu orang akan menang.

“Fumu? Lagi, apa mereka semua dari Black Blade?”

Ketika pertandinganku dimulai, empat lainnya menunjukkan seolah-olah aku sendirian tanpa sekutu.

“Itu tidak benar! Pertama-tama adalah teori kualifikasi untuk mengalahkan musuh terbesar!”

Rupanya aku dianggap sebagai musuh yang kuat, dan mereka tampaknya memutuskan untuk bertarung bersama.

“Begitu, tapi jika kalian ingin mengalahkanku, itu memerlukan setidaknya 10 orang.”
“““Gaa~!?”””

Setelah memenangkan babak kedua, itu berubah menjadi format turnamen satu lawan satu dengan delapan peserta yang tersisa yang telah menang sampai sejauh ini.

“Karena itu merepotkan, aku akan berterima kasih jika kalian bisa mengatur pertandingan itu dilakukan sekaligus.”

Mengatakan itu, aku mencoba memberi usulan ke pihak manajemen.

“Tungg- apa yang kau pikirkan!? Jika itu terjadi, semua orang akan mengepungmu lagi!?”
“Itu akan lebih cepat.”
“Lawan adalah pendekar pedang yang telah berhasil menang sampai sejauh ini! Mungkin saja kemampuannya ada di tingkatan pendekar pedang B-rank!”
“Dengan kata lain, levelnya itu sama dengan Lilia bukan? Itu tidak masalah.”
“Entah bagaimana itu menjadi sesuatu yang rumit!”
“Ngomong-omong pihak manajemen telah memberi izin.”

Jadi dengan begitu, delapan orang termasuk denganku naik ke atas panggung sekaligus.

“Jangan membual..........”
“Kami semua ada di C-rank, apa cukup untuk mengalahkan kami sendirian?”
“......Itu boleh juga, aku akan menghancurkanmu sekuat tenaga.....”

Tujuh orang selain diriku memandang ke arahku dengan tatapan mata pembunuh.

........Kenapa kalian begitu marah?


◆ ◇ ◈ ◇ ◆


<< NEXT >>

Jan lupa di LAIK, SHER, en SABSKREP ea... biyar tambah Cemungud... wkwkwk :v

Mbah Du-chan (Atmin)Makasih udah mampir disini, jangan lupa buat ninggalin jejak.
Kalo ada kesalahan, koreksi, kritik, atau saran, kasih tau mimin di komentar ya~ Sampai ketemu lagi~

Dukung kami dengan memberikan beberapa suntikan BANSOS melalui Trakteer

Previous Post Next Post
3 Comments
  • Kudrayafka
    Kudrayafka 08 September, 2019 13:34

    Thanks min

    • Mbah Du-chan
      Mbah Du-chan 08 September, 2019 14:36

      masama...

      mantap pertamax

  • kiran
    kiran 10 September, 2019 00:17

    lanjoet

Add Comment
comment url
Discussion
Aku Suka Web-Novel ~ Aku Suka Web-Novel ~ Aku Suka Web-Novel
Takada Kuota - Takada Kuota - Takada Kuota
By: Mbah Du-chan